Polsek Patumbak Ringkus Begal Bermodus Taxi Online

DNN|Medan – Kejahatan oleh driver taksi online kembali terjadi di Medan. Korban kali ini menimpa Grace Ella Chandra. Gadis berusia 19 tahun warga Jalan Brigen Katamso Medan Ini mengaku disekap, dan ponsel miliknya diambil driver bajingan.

 

Untungnya, polisi bertindak cepat. Pelaku yang merupakan warga Patumbak, Kabupaten Deliserdang tersebut, berhasil ditangkap. Petugas juga menyita sejumlah barang bukti atas kejahatan yang dilakukan driver taksi online tersebut. Korban sudah membuat laporan.

“Tersangka bernama Nico Lesmana Tarigan warga Patumbak. Orang besangkutan sedang menjalani pemeriksaan guna dilakukan pengembangan lebih lanjut,” ujar Wakapolrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji di Mapolrestabes, Jumat (26/11/2021).

Didampingi Kasat Reskrim Kompol Dr M Firdaus dan Kapolsek Patumbak Kompol Faidir Chaniago, Irsan Sinuhaji menyampaikan, aksi kejahatan Nico Lesmana saat korban (Grace) memesan taksi online dari rumahnya di kawasan Avros, Polonia Medan, Kamis kemarin.

 

Grace memesan taksi online dengan tujuan Sun Plaza Jalan Zainul Arifin Medan. Nico Lesmana merupakan driver ojek online yang membawa Grace. Di tengah perjalanan, persisnya di Jalan Samanhudi, Nico Lesmana menhhentikan mobil yang dibawa.

Nico Lesmana membuka pintu mobil dan langsung membuka pintu belakang. Dia mengancam Grace. Korban diikat menggunakan ikat pinggang. Bahkan, korban sempat dicekik. Setelah itu, dia dibawa kabur ke kawasan Patumbak.

“Saat melintas di dekat kantor Camat Patumbak, korban nekat melompat dari dalam mobil. Korban kabur karena melihat gelagat pelaku yang diduga mau memperkosanya. Sedangkan pelaku langsung kabur saat mengetahui korban kabur,” jelas Irsan Sinuhaji.

Grace langsung menghubungi keluarganya, yang kemudian menghubungi pusat dari pesanan ojek online tersebut. Setelah itu, pihak keluarga termasuk korban melaporkan kejadian ke pihak kepolisian. Petugas langsung melacak keberadaan pelaku.

“Petugas gabungan kita (Polrestabes dan Polsek Patumbak) langsung mengepung kediaman tersangka, dan berhasil menangkapnya. Awalnya dia menyangkal perbuatan itu. Namun setelah dipertemukan dengan korban, tersangka akhirnya mengakui perbuatannya,” pungkasnya(021/DNN)