Reses Masa Sidang I TA 2022 Sesi Pertama, David Roni G Sinaga: Masalah PKH dan Drainase Harus Diselesaikan

 

Medan – DNN: Untuk menampung aspirasi dan menyelesaikan permasalahan konsetuen di Dapilnya, anggota DPRD kota Medan David Roni Ganda Sinaga SE, kembali melaksanakan Reses masa sidang I Tahun ke III Tahun Anggaran 2022 sesi pertama, yang dilaksanakan di Jalan Pelopor No 93 A Kelurahan Teladan Timur, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (19/2/2022).

“Pelaksanaan Reses ini, merupakan momentum anggota dewan untuk menyerap aspirasi Bapak dan Ibu, agar masukkan serta usulannya nanti dapat kami tindaklanjuti, sesuai pokok permasalahan yang terjadi. Dan untuk kepentingan masyarakat, apapun masalahnya harus segera diselesaikan,” katanya.

Politisi muda Partai PDI Perjuangan yang juga ketua DPD BAPERA Kota Medan ini meminta, agar masyarakat yang hadir tidak malu dan ragu untuk menceritakan semua permasalahan mereka yang menyangkut pelayanan publik, baik kesehatan, infrastruktur, sampah, dan sosial.

“Nantinya aspirasi bapak ibu akan kita tampung dan diparipurnakan di gedung DPRD Medan. Artinya, saya akan maksimal untuk memperjuangkan agar semua usulan dapat direalisasikan. Dan saya ingatkan lagi, bahwa keluhan dan masukkan bapak/ibu bisa juga diantar kekantor DPD BAPERA kota Medan, di Jl.AR Hakim,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Medan Kota yang diwakili Martahan P, ST  mengatakan, sangat mengapresiasi kegiatan Reses yang dilakukan oleh bapak David Roni Ganda Sinaga, guna menampung aspirasi masyarakat.

“Dengan Reses ini saya berharap seluruh permasalahan yang masih terkendala di Kecamatan Medan Area, dapat terselesaikan. Untuk itu saya himbau kapada masyarakat yang hadir, menyampaikan aspirasinya kepada bapak Roni agar dilanjutkan ke Pemko Medan,” imbuhnya.

Tanpa memperpanjang waktu, Dewan dari Dapil IV ini meminta masyarakat di Kelurahan Teladan Timur agar bertanyak dalam sesi tanyak jawab.

Poltak Butar butar warga Jl.Pelopor No.5 A, dimana masyarakat lingkungan 8 mengeluhkan banjir yang tetap melanda daerah mereka. Karena Jalan Bahagia by Pass tersumbat paritnya

“Akibat parit jalan Bahagia paritnya tersumbat. Ini akibat masih banyak masyarakat sekitar yang kurang sadar agar tidak membuang sampah ke dalam parit,” bebernya.

Sementara itu, Ny Evita br Simangunsong, warga Jalan Pelopor, mengungkapkan bahwa sudah mengurus BPJS Kesehatan untuk 8 orang anggota keluarga nya.

“4 orang sudah keluar dan 4 orang lagi belum keluar. Sudah 4 tahun saya urus di Dinsos, namun hingga kini belum keluar. Untuk itu saya minta kepada bapak dewan untuk membantu permasalahan ini,” harapnya.

Menjawab pertanyaan Pak Poltak Butarbutar, David Roni menjanjikan dalam waktu dekat akan segera direalisasikan. “Saya minta setelah kegiatan Reses ini, Dinas PU untuk segera meninjau lokasi tersebut. Disini saya juga menghimbau, agar masyarakat harus sadar untuk hidup bersih. Jangan membuang sampah keparit, itu dapat menyebabkan banjir,” tandasnya.

Sementara itu, untuk masalah BPJS kepunyaan Ibu Evita Simangunsong, lanjut David, biar pihak Dinas Sosial yang akan menjelaskannya. “Sebab hari ini dinas terkait ada kita undang dalam Reses ini,” ujarnya.

Dinas PU diwakili Alfred Sinambela mengatakan, akan segera turun kelokasi parit yang tersumbat di Jalan Bahagia. “Setelah kita tinjau, baru nanti dapat kita ambil tindakan agar permasalahan ini terselesaikan,” terangnya.

Dinas Sosial yang diwakili Hendra Fernandes mengatakan, PKH itu harus terdaftar di Data Terpadu Kementerian Sosial (DTKS). “Melalui DTKS itulah nantinya didata. Sementara untuk BPJS Kesehatan, saya berharap agar bapak dewan untuk berkomunikasi langsung dengan Kadis langsung,” tuturnya.

Diakhir kegiatan Reses, David Roni juga memberikan seminar kit kepada 300 undangan yang hadir.

Reporter: Amsari