Bea Cukai Batam Menggagalkan Rencana Penyelundupan Spare Part Motor Bekas Harley Davidson dari Luar Negeri

IMG 20240611 WA0308

DELINEWSTV
Batam,Kepri — Tim Bea Cukai Batam berhasil menangkap upaya penyelundupan di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau pada Rabu (29/05). Menurut laporan yang diolah oleh unit pengawasan Bea Cukai Batam, sebuah perusahaan mencoba menyelundupkan spare part motor Harley Davidson ke wilayah Batam.

IMG 20240611 WA0309

“Pada hari Rabu tanggal 29 Mei 2024, petugas Bea Cukai Batam mendapatkan informasi mengenai percobaan pemasukan barang bekas ke wilayah Batam yang dilakukan oleh PT AP, seorang importir umum. Tim kemudian melakukan pendalaman serta pemeriksaan terhadap pemasukan barang tersebut,” ungkap Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Evi Octavia.

Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa selain barang yang tercantum dalam dokumen pabean, terdapat 5 palet spare part motor Harley Davidson. Palet tersebut berisi 6 unit mesin Harley Davidson, rangka, dan aksesoris lainnya yang merupakan bagian dari motor Harley Davidson dalam kondisi bekas. Barang bukti tersebut kemudian diamankan menuju gudang Bea Cukai Batam di Tanjung Uncang.

IMG 20240611 WA0311

Pelaku tindak pidana penyelundupan barang impor dapat dikenai Pasal 102 huruf (a) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2006 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun, serta pidana denda minimal Rp 50.000.000 (lima puluh juta rupiah) dan maksimal Rp 5.000.000.000 (lima miliar rupiah).

Penindakan ini merupakan bukti komitmen Bea Cukai Batam dalam menghalangi upaya penyelundupan ke wilayah Indonesia. Tindakan ini tidak hanya bertujuan untuk melindungi masyarakat dari potensi bahaya barang ilegal yang tidak memenuhi ketentuan perundang-undangan, tetapi juga sebagai upaya nyata dalam mengamankan penerimaan negara,” tutup Evi. (FM)