Kejari Kepulauan Aru Gelar Pemusnahan Barang Bukti dengan Kekuatan Hukum Tetap: Bukti Komitmen Penegakan Hukum

Sumanggar Siagian

DELINEWSTV
Dabo,Maluku — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Aru di Dobo melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (incraht), Kamis 20 Juni 2024, sekitar pukul 09.00 WIT.

Acara ini dilaksanakan di halaman depan kantor Kejari Kepulauan Aru dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Aru, Sumanggar Siagian, beserta Kasi Barang Bukti KN Kepulauan Aru, Meggi Salay, Kasi Tindak Pidana Umum, Iskandar Muda Harahap, Kasi Intel KN Kepulauan Aru, Romi Prasetyo, para Kasubsi, serta jaksa fungsional seksi tindak pidana umum dan seluruh staf tindak pidana umum.

Pelaksanaan kegiatan pemusnahan barang bukti ini didasarkan pada Surat Perintah Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Aru dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana pasal 270. Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari berbagai macam berkas perkara sebanyak 42 item yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.

Pemusnahan Barang Bukti sebagai Bentuk Komitmen Penegakan Hukum

Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Aru, Sumanggar Siagian, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kejari dalam menegakkan hukum dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

“Pemusnahan barang bukti ini adalah bentuk nyata dari komitmen kami untuk menjalankan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Ini juga menjadi bukti bahwa hukum benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Barang bukti yang dimusnahkan meliputi berbagai jenis barang dari beragam kasus kriminal, termasuk narkotika, senjata tajam, dan barang-barang lain yang digunakan dalam tindak kejahatan. Pemusnahan dilakukan dengan cara yang aman dan sesuai dengan prosedur yang berlaku, memastikan bahwa barang-barang tersebut tidak dapat digunakan kembali.