Dalam Sosperda No.6 Tahun 2015 Sesi Kedua, David Roni Sinaga: Dana ADD Kelurahan Prioritas Untuk Perbaikan Jalan Menteng 2 Gg. Pembangunan

 

Medan – DNN: David Roni G Sinaga,SE mengatakan, agar Lurah segera melakukan rapat koordinasi dalam hal penggunaan pengelolaan Anggaran Dana Desa dibuatkan untuk perbaikan infrastruktur seperti Drainase, dan Pengaspalan Jalan di wilayah Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai. Hal ini dikatakannya saat melaksanakan Sosialisasi Perda No.6 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Persampahan sesi kedua, Sabtu (9/10/2021).

Selain itu, politisi dari Partai PDI Perjuangan ini meminta kepada Dinas Kebersihan Kota Medan untuk menyediakan tong sampah dan perbaikan Jalan Menteng 2 Gang Pembangunan. Mendengar hal itu, warga pun senang dan berharap, bantuan tong sampah terpilahbitu dapat segera terealisasi, khususnya untuk rumah ibadah yang ada di daerah tersebut, dan juga perbaikan jalan.

Apalagi saat ini, lanjut David Roni G Sinaga, bahwa dirinya dipercayakan menjadi ketua BAPERA Kota Medan, yang berkantor di JL.AR Hakim No.182.

“BAPERA adalah kepanjangan dari Barisan Pemuda Nusantara. Yang mempunyai yel yel,  Bapera maju Nusantara bersatu,” kata nya.

Sementara Chairul Pohan yang mewakili Kecamatan Medan Denai, menambahkan kondisi parit masih tetap dipenuhi sampah. Artinya, kesadaran dari masyarakat untuk tidak membuang sampah di parit masih minim.

“Senin besok, P3SU akan saya turunkan untuk melakukan pembersihan parit disini. Mari tanamkan kepada keluarga kita, agar tidak membuang sampah sembarangan, tapi buanglah ditempat pembuangan sampah,” harapnya.

Untuk lampu jalan, tambah Chairul, akan segera diselesaikan. Karena hanya tinggal tarik kabel dan pasang lampu, apalagi kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan saat ini masih baru. “Kita juga akan menghidupkan petugas pengangkutan sampah dan akan menerapkan retribusi sampah,” jelasnya.

Pada sesi tanya jawab, perwakilan warga Gg.Pembangunan, M.Udin meminta agar dibantu meneruskan aspirasi warga untuk melakukan penembusan parit sampai ke ujung jalan. “Satu-satunya solusi kami untuk menembus jalan tersebut, harus dibuatkan parit tengah. Dari ujung mesjid ke ujung mesjid belum ada tembusan pembuangan saluran air dari parit,” terangnya.

Selain itu, warga juga meminta saran agar mereka diberikan pengarahan untuk pengurusan BPJS Kesehatan gratis bantuan dari pemerintah. “Selain itu kami juga berharap dibantu untuk pengurusan Kartu Indonesia Pintar,” sebutnya.

Legislatif partai PDI Perjuangan kota Medan asal Dapil 4 ini, juga mengajak masyarakat agar dapat bersinergi dengan perangkat Pemerintah di kecamatan Medan Denai.

“BPJS Kesehatan gratis, dapat diurus apabila masyarakat memang layak menerimanya, silahkan menyerahkan foto Copy KTP dan KK,” ucap David.

Reporter: Amsari