Guna Evaluasi Kinerja, DPRD Medan Laksanakan Raker Tahun 2021 di Kota Brastagi

Medan – DNN: Untuk mengevaluasi, merumuskan sejumlah agenda kegiatan yang akan diparipurnakan sebagai acuan kerja pada Tahun 2022 mendatang, serta meningkatkan kinerja alat kelengkapan dewan, DPRD Kota Medan melaksanakan Rapat Kerja (Raker) yang berlangsung di Hotel Grand Mutiara Brastagi dari tanggal 7-9 November, Minggu-Selasa (07-09/2021).

Dengan Tema: “Bangkit Bersinergi Dalam Kolaborasi Mewujudkan Kota Medan Berkah, Maju dan Kondusif”, Raker kali ini diyakini dapat meningkatkan tugas pokok fungsi (Tufoksi) DPRD Medan, sebagai pengawasan anggaran dan legislasi.

Teks Foto: Plt Sekwan Hj.Alida

Dalam kesempatan tersebut Plt Sekwan Kota Medan, Hj Alida, SH, MHum mengungkapkan, bahwa Rapat Kerja alat kelengkapan DPRD Kota Medan ini atas dasar UUD Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah No.18 tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD.

Plt.Sekwan DPRD Medan kembali menembakkan, bahwa Raker kali ini enghadirkan sejumlah narasumber sebagai pemberi materi (pemateri). Antara lain, dari BPK RI, Iwan Iswanto Hardian, SE., M.Si.,AK, Ditjen Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri, Dr.Rozi Beni,SSTP,M.Si, Ditjen Bina Keuangan Daerah Kementrian Dalam Negeri, Mukjizat S.Sos, M.Si, Kepala Bapeda Kota Medan dan Kepala BPKAD Kota Medan.

“Hasil kesepakatan Rencana Kerja DPRD Kota Medan ini nantinya akan ditetapkan dalam rapat Paripurna.  Untuk selanjutnya, dilakukan sinkronisasi oleh Sekretariat DPRD Kota Medan,” pungkas Alida.

Teks Foto: Anggota DPRD Fraksi PKS

Sedangkan Ketua DPRD Medan, Hasyim SE, dalam pelaksanaan Raker menyampaikan, anggota dewan yang hadir hari seluruh nya telah dibekali wawasan dan penguatan fungsinya sebagai dewan.

“Untuk itu, mari bersama kita jalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai lembaga pengawas anggaran pembangunan di kota Medan, guna tercapainya pelayanan maksimal kepada masyarakat,” katanya.

Teks Foto: Ketua DPRD Medan Hasyim

Dimana dengan menghadirkan narasumber yang potensial, sambung Hasyim, anggota dewan berdasarkan PP No 12 Tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah, harus dapat menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah daerah soal layanan informasi publik.

“Layanan itu tentunya akan menjamin konsistensi perencanaan dan penganggaran. Selain itu, anggota dewan telah mengikuti simulasi input Pokkir pada aplikasi Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD),” ujarnya.

Teks Foto: Anggota DPRD, Duma, Suci

Pada kesempatan itu, Politisi PDI Perjuangan ini juga berharap, agar Pemko Medan segera menindaklanjuti aplikasi SIPD guna mendukung kinerja dewan ke depannya.

Ditambahkan Hasyim, dalam pelaksanaan Raker, anggota dewan juga dibekali sistem pengawasan dalam percepatan penanganan Covid-19 di kota Medan. “Saat ini kota Medan berada di level 2 PPKM. Dan keberhasilan menekan penyebaran covid-19, tak terlepas dari kolaborasi semua pihak,” imbuhnya.

Hasyim menyebut, termasuk juga prioritas penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) oleh Pemko Medan, untuk antisipasi dan penanganan dampak Covid-19.

“Mengeluarkan kebijakan untuk pemulihan ekonomi akibat dampak Covid-19. Serta lebih tegas dalam penerapan protokol kesehatan di masa pandemi. Akibat covid-19, banyak masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya maupun kehilangan pekerjaan. Sehingga kota Medan harus bisa mencapai level terendah PPKM, atau bebas penyebaran virus Corona tersebut,” harapnya.

Sedangkan masalah proses pengadaan barang dan jasa, lanjutnya lagi, pemerintah harus tetap memperhatikan peraturan yang dikeluarkan oleh LKPP dengan mendorong Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan BPKP dalam melaksanakan pengawalan.

“Ketika berada dalam sistem, maka dituntut untuk bisa bekerja secara sistematis sesuai dengan ritme yang ada didalam sistem tersebut.
Jika kita mencoba untuk keluar dari sistem yang telah ada, maka bisa terjadi kekacauan dan malfungsi. Disini kita dituntut untuk belajar menerima keputusan rapat yang telah dilaksanakan atas dasar musyawarah dan mufakat. Melalui musyawarah akan menghasilkan keputusan yang lebih baik, sehingga akan lebih banyak ide, gagasan, pemikiran dan inovasi,” ucapnya.

Teks Foto: Walikota Medan Bobby

Sementara itu Walikota Medan Boby Nasution dalam kesempatan ini meminta maaf atas ketidak nyamanan akibat kondisi banjir yang masih melanda sejumlah titik di Kota Medan. “Terlebih didaerah tempat tinggal sejumlah anggota dewan, yang lokasi rumahnya tergenang banjir. Oleh sebab itu, kami masih terus berupaya untuk mengatasi permasalahan tersebut, jelasnya.

Namun pada intinya, lanjut Bobby Nasution, pemerintah Kota Medan berterimakasih atas suport dan dukungan para anggota dewan didalam mencapai visi dan misi Kota Medan. Dan Raker ini menunjukkan Kolaborasi yang baik antara lembaga Eksekutif dan lembaga Legeslatif Kota Medan.

“Terlebih didalam penganggaran, yang dilakukan oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD Medan. Sehingga pembangunan di Kota Medan dapat terlaksana dalam segala sisi. Baik itu pembangunan Infrastruktur, Tranportasi dan pembangunan lainya,” terangnya.

Rapat kerja dipimpin Ketua DPRD Medan Hasyim SE, didampingi Wakil Ketua DPRD Medan H Ihwan Ritonga, H Rajuddin Sagala Spd.I, HT Bahrumsyah dan dihadiri Walikota Medan M Bobby Afif Nasution, serta seluruh anggota DPRD Medan maupun beberapa staf Sekretariat DPRD Medan.

Reporter: Amsari

Advetorial