Masyarakat dan Puluhan Ormas Kota Medan Bersatu Tolak Penggusuran Masjid Amal Silaturrahim di Komplek Asia Mega Mas

DNN || Medan – Masyarakat kota Medan yang tergabung dalam berbagai Aliansi dan Organisasi mendatangi Masjid Amal Silaturahim di Komplek Asia Mega Mas untuk mencegah proses penggusuran yang akan di lakukan oleh pihak perumnas pada Minggu, 22 Agustus 2021.

Kami semua yang hadir di sini baik dari ormas Islam maupun ormas nasionalis menolak penggusuran masjid amal silaturahim ini sampai titik darah terakhir, ucap Affan sebagai juru bicara para ormas yang hadir.

Bukan hanya kami, MUI kota Medan, MUI provinsi Sumatera Utara, Dewan Wakaf Sumut, Dewan Masjid Sumut, Bahkan kami juga sudah melakukan RDP kepada DPRD Provsu dan DPRD kota Medan juga menolak penggusuran Masjid Amal Silaturahim,ucap Affan mantan pemain klub PSMS Medan itu.

Affan menegaskan bahwa keabsahan dan kelegalan masjid ini tidak bisa d ganggu gugat.Tidak ada alasan dan hak perumnas untuk memindahkan masjid ini karna bukan kepentingan umum melainkan kepentingan bisnis.

Siapapun yang memindahkan atau menggusur masjid ini secara semena mena, maka dia adalah pelanggar hukum karna perihalnya untuk kepentingan bisnis,tegas Ketua APMAS itu.

Kami semua di sini hadir untuk mempertahankan rumah Allah, dan banyak upaya upaya yang sudah kami lakukan untuk mempertahankan Rumah Allah ini, mulai dari melakukan RDP di DPRD tingkat II dan DPRD TK I provinsi, kami juga sudah melakukan petisi yang di tandatangani hampir seluruh masyarakat yang ada di sekitar masjid amal silaturahim.

Kami pun sudah melakukan audiensi kepada Gubernur Sumatera Utara dan beliau sudah datang langsung ke masjid ini, melakukan audiensi ke walikota waktu itu pak Akhyar,ucapnya.

Keabsahan Masjid ini ada APAIB dan terdaftar di Kemenag.jadi status tanah dari masjid ini legal,sambungnya.

Kami berharap pemerintah kota Medan khususnya untuk mencari dan meminta pihak kepolisian untuk menangkap aktor intelektual di balik upaya penggusuran masjid ini.

Hadir di lokasi ini perwakilan Aliansi Penyelamat Masjid Amal Silaturahim ( APMAS ), Pemuda Pancasila, Forum Umat Islam ( FUI ), Forum Islam Bersatu ( FIB ) ,dan banyak ormas lain yang turut hadir dan ikut menjaga agar masjid ini tidak di gusur.

Kegiatan menyelamatkan masjid ini berjalan sesua protokol kesehatan dan semua yang hadir menggunakan masker dan hand sanitizer.

Di lain sisi Kapolsek Medan area juga tampak hadir di lokasi bersama beberapa personil dari Polsek Medan area dan personil dari polrestabes Medan.

Saat di konfirmasi oleh awak media mengenai keramaian yang terjadi di sekitar masjid amal silaturahim, ia mengatakan bahwa keramaian tetap di awasi oleh pihak kepolisian dengan tetap menjaga jarak, memakai masker ,ucap Kapolsek Medan area itu.

Tepat pukul 16.00 wib perlahan masyarakat membubarkan diri dan proses penggusuran yang akan di lakukan oleh pihak perumnas akhirnya batal. (021/DNN)